BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS �
Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Februari 2011

Gambaran Neraka Menurut 7 Agama

 Tubuh manusia pendosa yang sudah meninggal konon kelak akan direbus, digergaji, dibakar, atau kepalanya dipancung. Kok Tuhan digambarkan jadi sadis kayak gini, ya…? Tapi katanya Tuhan maha pengampun. Katanya Tuhan penuh kasih. Katanya dosa manusia terampuni kalau sudah Hidup Baru. Katanya lagi, dosa seluas apapun akan dihapus asalkan kita sudah bertobat dan mohon ampun pada Tuhan.
Hampir semua gambar dan teks di bawah ini diambil dari blog Weekly World News. Neraka agama apa yang menurutmu paling menakutkan, paling kejam dan paling sadis hukumannya?.. Berikut Gambaran lukisan neraka versi 7 agama berbeda:
Agama Kristen — Neraka dalam versi ajaran agama Kristen adalah di mana tubuh pendosa akan dibakar selama-lamanya dalam api abadi yang takkan pernah padam.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
Agama Jain — Agama asli orang India. Disebutkan bahwa agama ini memiliki versi neraka paling banyak: sampai 8 juta lebih jenisnya.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
Agama Islam — Ditulis, manusia kelak harus melewati sebuah jembatan kecil bila ingin menuju surga. Kalau tidak berhasil, dia akan terjatuh dan masuk ke api neraka Jahanam.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” — At-Tahrim [66]:6
Agama Hindu — Pada akhirnya setiap manusia akan mengalami reinkarnasi; dia akan kembali hidup di bumi tetapi dalam wujuh tubuh manusia lain atau hewan. Sebelum reinkarnasi, manusia harus lebih dulu melewati hukuman neraka dari 21 macam jenisnya.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
Agama Buddha — Mempunyai 15 jenis neraka, dan tujuh diantaranya adalah neraka api.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
Agama Taoisme — Percaya bahwa neraka sebenarnya ada di dalam kuil itu sendiri, tapi di sana ada iblis-iblis yang siap menerkam para manusia pendosa dengan senjata tajam.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)
Agama Judaisme — Yahudi Ortodox percaya di neraka kelak tubuh manusia pendosa akan direbus atau dikuliti.
 
[FOTO] NGERI GAN!! Inilah Gambaran Neraka Menurut 7 Agama Berbeda (no SARA)

Senin, 14 Februari 2011

Sejarah Gereja Setan

Gereja Setan didirikan di San Fransisco, California, pada malam Walpurgis 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey menjadi Pendeta Tinggi gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.[1]

               Anton LaVey

Pada tahun 1950-an, Anton LaVey membentuk sebuah kelompok yang dinamakan The Order of the Trapezoid, yang kemudian berubah menjadi badan pengurus Gereja Setan. Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas LaVey meliputi Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark), Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton), sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden, Donald Werby, antropolog Michael Harner, dan penulis Shana Alexander. Kolega LaVey lainnya pada saat itu meliputi penulis fiksi horor dan fiksi ilmiah Anthony Boucher, August Derleth, Robert Barbour Johnson, Reginald Bretnor, Emil Petaja, Stuart Palmer, Clark Ashton Smith, Forrest J. Ackerman, dan Fritz Leiber Jr.
Pada tahun pertama pembentukannya, Anton LaVey dan Gereja Setan mendapatkan perhatian media yang besar dengan secara publik melakukan upacara pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II. Acara lainnya yang juga menarik perhatian adalah upacara pemakaman anggota Gereja Setan, Edward Olson yang juga merupakan perwira Angkatan Laut oleh permintaan istrinya.
Gereja Setan disebut-sebut dalam banyak buku dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Ia juga merupakan subjek utama film dokumenter Satanis (1970). LaVey juga muncul dalam film Kenneth Anger, Invocation of my Demon Brother, dan berperan sebagai penasehat teknis dalam film The Devil's Rain (dibintangi oleh Ernest Borgnine, William Shatner, dan John Travolta).
Pada tahun 1975, LaVey menciptakan kontroversi dalam Gereja Setan itu sendiri dengan menghilangkan sistem "Grotto" Gereja dan mengeluarkan orang-orang yang dia anggap menggunakan Gereja ini sebagai prestasi di dunia luar. Pada saat yang sama, LaVey menjadi lebih selektif dalam menerima wawancara. Aktivitas yang "tertutup" ini kemudian menyebabkan rumor bahwa Gereja ini telah tutup atau LaVey telah mati.
Pada tahun 1980-an, umat Kristen, para ahli terapi yang terspesialisasi dalam pemulihan ingatan, dan media massa mengungkit-ungkit kembali konspirasi kejahatan yang berhubungan dengan Gereja Setan. Anggota-anggota Gereja Setan seperti Peter H. Gilmore, Peggy Nadramia, Boyd Rice, Adam Parfrey, Diabolos Rex, dan King Diamond, aktif dalam media massa untuk membantah tuduhan atas aktivitas kriminal tersebut. FBI kemudian mengeluarkan laporan resmi yang membantah teori konspirasi kriminal itu. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai “The Satanic Panic”.
Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Gereja Setan dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme.
Pendeta Tinggi Peter H. Gilmore.
 
Setelah kematian Anton Szandor LaVey, posisinya sebagai kepala Gereja Setan diteruskan oleh istrinya, Blanche Barton. Barton tetap terlibat dalam aktivitas Gereja ini; namun pada tahun 2001 ia menyerahkan posisinya kepada Peter H. Gilmore dan Peggy Nadramia. Kantor pusat Gereja Setan juga dipindahkan dari San Fransisco ke New York City. Gereja Setan tidak mengakui organisasi-organisasi lainnya sebagai pemegang sah setanisme, namun mengakui bahwa seseorang tidaklah harus menjadi anggota Gereja Setan untuk menjadi seorang Satanis.
Banyak figur-figur publik yang secara publik menjadi anggota Gereja Setan, meliputi Kenneth Anger, King Diamond, Teresa Hidy, David Vincent, Marilyn Manson, Aaron Joehlin, Boyd Rice, Marc Almond, gitaris Alkaline Trio Matt Skiba dan drummer Derek Grant, pegulat profesional Balls Mahoney, Sterling James Keenan, jurnalis Michael Moynihan, pianis Liberace, gitaris Matthew McRaith, dan Sammy Davis Jr.[2] Oleh karena Gereja Setan tidak pernah membeberkan informasi keanggotaannya secara publik, tidak diketahui berapa banyak anggota Gereja ini.
Pada Oktober 2004, Angkatan Laut Britania Raya secara resmi mengakui pendaftaran anggota angkatannya sebagai seorang Satanis

Satanisme Pengikut Setan

Satanisme Pengikut Setan

Kaum Setanis, yakni para pengikut ajaran setanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan keji mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini. Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Setanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.
Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Setanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya. Upacara kejam yang dilakukan oleh tukang sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Setanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.
Lambang Setanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan. Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Setanis. Lambang Setanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Setanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang. Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311. Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.
Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason. Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason. Yang pasti tentang Freemasonry adalah, perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia. Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan. Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Setanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonis.
Kini, Setanisme telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Setanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di Internet dalam usaha mereka menarik anggota. Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Setanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Setanisme bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.
Setanisme dan Materialisme
Suatu ciri kaum Setanis masa kini adalah, mereka semua atHeis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga sekaligus kaum materialis, artinya, mereka hanya percaya kepada keberadaan benda belaka. Mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Setanis tidak percaya kepada setan sebagai makhluk yang nyata. Meskipun disebut sebagai penyembah setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Setanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan kekerasan hati mereka. Dalam sebuah tulisan yang berjudul "Pengantar Setanisme" yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa para Setanis sebenarnya adalah ateis:
Setanisme adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan dan menganut paham tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita. Kaum Setanis tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri, atau makhluk gaib yang jahat. ...Setanisme bersifat ateis ...Otodeis: kami menyembah diri kami sendiri. ...Setanisme adalah materialis ... Setanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, "A Description of Satanisme")
Singkatnya, ini adalah hasil filsafat kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19. Seperti filsafat ini, Setanisme menyandarkan diri pada teori yang dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin. (harunyahya) KKSK 4 ever...
Musik dan Film Satanisme.
Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.

Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
* Lagu dari Ozzy Osbourne "Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar"
* Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan
* Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
* Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
* Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
* Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.
* Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.
Di Indonesia : - Group Black Metal (4 tahunlalu) Sebelum naik panggung, mereka menyembelih marmut hidup dan meminum darahnya, kadang mereka membawa salib terbalik ke atas panggung.
Lihat pula Musik Underground
Satanisme atau Kebodohan?
Benarkah mereka menggotong aliran musik pemuja setan? Kehidupan sehari-hari mereka ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Namun, ada hal-hal yang kontradiktif.
Musik underground tak pelak telah memberikan nuansa tersendiri dalam dunia musik Indonesia sepanjang tahun 1997. Kendatipun, sesuai dengan sebutannya, aliran ini bergerak 'di bawah tanah' dan cenderung beredar 'hanya untuk kalangan sendiri', pengaruhnya diperkirakan akan kian meluas, khususnya di kalangan kaum muda.
Meluasnya pengaruh ini sebagian didukung oleh kian gencarnya pentas musik underground. Salah satu pemrakarsanya, Dewo, seorang entertainer dan MC kondang, mengungkapkan, "Saya melihat, anak-anak underground ini akan dianaktirikan oleh beberapa kalangan, sehingga belum pernah digelar secara terbuka. Lalu, saya punya ide, bagaimana kalau dibuat pagelaran, melihat musik ini juga bisa berkembang seperti grup-grup mayor label."
Pentas underground telah digelar di sejumlah kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Purwokerto, Malang, Surabaya dan Denpasar.
Awal tahun 1998, 13 grup musik underground bergabung meluncurkan album rekaman (Kedaulatan Rakyat, 11/1). Album ini akan diedarkan kepada masyarakat luas.
Satanisme?
Sejauh ini, pemunculan aliran musik ini cukup mengundang kontroversi dan perdebatan. Tabloid Adil sempat menurunkan laporan utama mengenai aliran ini, bertitel "Bangkitnya Kelompok Pemuja Setan" (16/4/1997). Beberapa orang tua mengaku cemas mengamati anak mereka suka menyebut-nyebut Lucifer dan memasang atribut-atribut underground di kamarnya.
Personil dan fans aliran musik ini dapat dikenal melalui kostum kebesaran hitam-hitam (belakangan bermunculan pula corak warna lain) dengan hiasan nama dan lambang-lambang grup metal. Khusus para penggemar black metal, mereka suka mengenakan masker bermotifkan wajah setan.
Sangkakala berkesempatan melihat aksi mereka dari dekat ketika menyaksikan pentas "Benteng Bawah Tanah" di Yogyakarta, Minggu (7/12). Mereka berpolah mulai dari memutar-mutar kepala (head bang), melompat dari panggung ke tengah kerumunan penonton, saling membenturkan badan, menjerit histeris, membakar dupa dan menaburkan bunga hingga menggotong tengkorak binatang. Seorang penonton bahkan sempat meloncat ke atas panggung untuk mempertunjukkan aksi menggigit ular.
Selain itu, juga disajikan kostum-kostum khas yang antara lain menampilkan gambar Yesus disalib dengan isi perut terburai keluar, setan kembar dipaku pada kayu salib, jubah kepala kambing dan pentagram, hingga gambar gadis telanjang dada dengan tubuh berdarah bekas tikaman pisau atau gigitan. Sejumlah penonton menggoreskan gambar salib terbalik di dahinya.
Benarkah mereka pemuja setan? Sulit memang untuk melacaknya. Penggemar aliran ini jelas-jelas menolak anggapan tersebut.
Ketika menjumpai mereka di luar panggung, Sangkakala melihat kehidupan mereka tidak seseram yang dibayangkan. Solidaritas dan jaringan komunikasi di antara sesama undergrounder (sebutan bagi penggandrung aliran ini) justru terlihat kuat. Tak jarang mereka melakukan koordinasi antarkota, gotong-royong dan urunan untuk membayar pentas, mengingat masih langka pihak sponsor yang bersedia menyuntikkan dana.
Aliran ini muncul lebih sebagai protes terhadap aliran mainstream atau grup-grup mayor label. Mereka menganggap grup-grup itu menarik keuntungan komersial dengan bermain musik secara gampangan.
Grup-grup underground di Barat memang ada yang terang-terangan mengaku sebagai pemuja setan. "Tapi kalau di Indonesia, terlahir karena ingin berekspresi," kata Eko dari Mortal Scream.
Mereka juga menyadari keberadaannya di tengah budaya Timur, "Jadi kita cenderung mengambil aksi panggungnya saja, sekadar sensasi," tutur Eko lebih lanjut.
Penontonlah, konon, yang justru tidak tahu diri. "Penonton yang cuma ikut-ikutan, yang disebut abal-abal itu, yang sering keterlaluan. Nggak 'ngerti apa-apa sudah 'ngaku satanis," jelas Eko.
Dewo ikut menambahkan, undergrounders yang dikenalnya "kebanyakan orang-orangnya humanis sekali dan peka terhadap sekelilingnya".
Kepekaan inilah yang selanjutnya dituangkan melalui lirik-lirik lagu mereka, yang rata-rata bercerita tentang kebencian, pemberontakan, kematian dan bahkan kekuasaan setan di dunia.
"Musisi brutal death metal biasanya menggotong tema-tema kematian," kata Pandu, vokalis Ruction.
"Ruction sendiri banyak mengambil tema-tema sosial seperti kemunafikan serta kesadisan manusia. Misalnya, tentang pembunuhan: kita menculik orang, lalu menyiksanya untuk kepuasan diri sendiri." Pandu mengaku mengambil kisah nyata dari koran, seperti kasus ibu yang membunuh dan memotong-motong anaknya, dan dari buku-buku perang.
Gendon, vokalis dan penulis lirik Mortal Scream, mengungkapkan hal senada. "Biasanya kita mengambil masalah kemanusiaan. Maksudnya, sisi buruk manusia itu sendiri, seperti 'nggak punya moral, pemerkosa, penghujat," ujarnya.
Kekuatan Musik
Bila dicermati, ada hal-hal yang kontradiktif dalam pernyataan para undergrounders tadi.
Pernyataan tentang aksi panggung tadi, misalnya. Mungkinkah kita hanya mengambil aksi panggung suatu grup musik dengan mengesampingkan nilai-nilai yang ditawarkannya?
Musikolog Inggris, David Tame, dalam buku The Secret Power of Music menulis, "Moralitas sang musisi sangat menentukan... musik pasti selalu memiliki efek moral. Entah secara terang-terangan atau secara tidak kentara dikomunikasikan dari alam bawah sadar, melalui penampilannya seorang musisi selalu mengekspresikan keharmonisan atau ketidakkeharmonisan psikologis yang terjadi di dalam batin mereka."
Di bagian lain David Tame menulis, "Adapun yang paling menentukan sifat karya musik apa pun adalah keadaan mental dan emosional komposer atau musisinya. Esensi keadaan mental dan emosional itulah yang masuk ke dalam diri kita dengan kemampuan untuk membentuk dan mengubah kesadaran kita menjadi serupa dengan keadaan musisi tersebut." Melalui musik, nilai-nilai yang dianut sang musisi pun terserap ke dalam diri penyimaknya.
Jimmi Hendrix, idola musik rock akhir tahun 1960-an, menuturkan, "Musik pada hakikatnya bersifat rohani. Anda dapat menghipnotis dengan musik, dan sewaktu orang mencapai titik kesadaran terlemah, Anda dapat mengkhotbahkan apa saja yang Anda inginkan ke dalam alam bawah sadar mereka."
Bisa "Bersih"
Gambaran mereka tentang satanisme juga telihat baru menyentuh bagian permukaan.
Satanisme memang tidak selalu "seseram" yang kita bayangkan. Dengan kata lain, ritusnya tidak selalu melibatkan korban berdarah, baik dari binatang maupun manusia. Tidak pula selalu melibatkan penganiayaan seksual. Tidak. Satanisme bisa tampil "bersih".
Anton Szandor LaVey, pendiri gereja setan yang baru saja meninggal, mengungkapkan hakikat satanisme sebagai kesadaran bahwa kita adalah ilah bagi diri kita sendiri. Kita memiliki wewenang mutlak untuk menentukan dan melakukan apa yang kita sukai. Seperti dikatakan dalam Kitab Satan 4:3, "Katakanlah pada hatimu sendiri, 'Aku adalah penebus diriku sendiri'".
Dengan demikian, dalam satanisme sebenarnya orang tidak menyembah Satan (Iblis), melainkan menyembah dirinya sendiri! Meminjam kata-kata Billy Idol (musisi rock tahun 198-an), satanisme adalah "menari dengan diri sendiri."
Dari satanisme inilah bersumber gelombang individualisme, relativisme, humanisme, materialisme, hingga fatalisme.
Kontras dengan perintah utama Yesus Kristus, agar kita mengasihi Allah dan sesama, satanisme mendengungkan: "Lakukan urusanmu sendiri"' "Kebenaran itu subjektif; tidak ada standar moral yang mutlak", "Kalau kau suka, lakukan saja; terserah kamu." Beribadah pun, bila itu dilakukan menurut "kebenaran sendiri", justru merupakan saatanisme terselubung.
Yang "bersih" ini, dengan demikian, justru jauh lebih berbahaya. Kenapa? Karena jauh lebih menyesatkan, sengatnya jauh lebih mematikan. Firman Tuhan memperingatkan, agar kita waspada terhadap Iblis yang "menyamar sebagai malaikat Terang" (2 Korintus 11:4).
Meretas Mediokritas
Dalam Alkitab dikatakan, "Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka" (Amsal 22:3).
Sehubungan dengan fenomena musik underground ini, yang kemudian menjadi tanda tanya adalah, kenapa genre musik yang menyajikan citra-citra menyeramkan (grim imajery) lirik-lirik yang menggotong tema-tema "gelap", dan jelas-jelas berlabel satanisme itu disukai dan diikuti anak-anak muda?
Bagaimana dengan dalih, bahwa hal itu bisa ditangkal dengan keyakinan iman dan norma-norma ketimuran yang kita pegang? Adi Prasetyo, misalnya, menulis di Bernas (4/5/1997), "Menengok liriknya, mungkin lebih bijaksana jika kita bisa memandangnya hanya semata-mata sebagai lirik pelengkap lagu, bukan suatu keyakinan atau ajakan. Dengan menguatkan iman, mengembangkan kedewasaan dan keluasan berpikir, tentu bisa mengimbangi pengaruh kekuatan lirik tersebut."
Kalau kita menyadari dahsyatnya kekuatan musik, dapat diajukan pertanyaaan balik: Dalih tersebut menandakan keteguhan iman, kedewasaan dan keluasan cara berpikir atau suatu sikap masa bodoh? Firman Tuhan memperingatkan, "Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!" (1 Korintus 10:12). John White, seorang psikolog Kristen, menulis, "Kalau kita merasa sanggup mengendalikan kejahatan, kita tidak akan pernah berusaha keras untuk menjauhinya."
George Orwell suatu ketika menggambarkan bagaimana seorang seniman menghadapi kejenuhan dalam kreativitas. Untuk meretas kungkungan mediokritas, ia menyisipkan hal-hal yang dianggap bobrok oleh tatanan budaya dan moral, guna meningkatkan nilai karyanya.
"Selalu sebuah ada jalan keluar: berpalinglah kepada kejahatan. Lakukanlah hal-hal yang akan mengguncangkan dan melukai orang banyak ... melemparkan seorang anak kecil dari jembatan, mencambuk seorang dokter tua - atau, paling tidak, bayangkanlah hal-hal semacam itu," tuturnya. "Di situlah engkau akan menjumpai jati dirimu."
Tampaknya fenomena inilah yang melatarbelakangi perkembangan dan penerimaan musik underground. Heru Emka dalam bukunya, Thrash Metal dan Grindcore sebagai Musik Alternatif, secara tidak langsung memaparkan adanya dua pemicu.
Secara internal, aliran ini merupakan gerakan perlawanan terhadap kemapanan budaya rock yang tumpul. Secara eksternal, mereka memberontaki proses dehumanisasi yang kian meruyak, antara lain dengan makin mencoloknya alienasi.
Alienasi ini, menurut Melvin Seeman, ditandai dengan kondisi rasa tanpa daya (powerlesness), ketiadaan makna hidup (meaningless), kehampaan norma hidup (normless), rasa terkucil (isolation), dan rasa keterpencilan diri (self-estrangement).
Lebih lanjut Heru Emka mengungkapkan, "Bentuk-bentuk pengucapan seni modern seperti grindcore [salah satu jenis musik underground - Red.] memang dimaksudkan sebagai pengejut (shocker) bagi dinamika budaya yang mati suri."
Adapun George Orwell menyatakan, "Seni mencapai puncak kebobrokannya ketika keberadaannya dimaksudkan untuk mengguncangkan (to shock)."
Lebih Keras
Fenomena ini dapat dijumpai pada perkenalan anak-anak muda itu dengan musik underground.
"Saya senang thrash metal pas kelas 3 (SMU - Red.)," tutur Gendon. "Saya senang 'ndengerin musik dari grup-grup seperti Creator, Sepultura, Metallica, dan kemudian saya mencari yang lebih keras, misalnya Suffocation. Untuk bisa nangkep lirik-liriknya, kita mesti masuk ke situ. Kita baca teksnya, ternyata bisa! Lama-lama suka, terus kita hayati."
Pandu mengungkapkan pengalaman serupa. Berawal dari menyukai Sepultura, Creator dan Napalm Death, "Saya memilih jalur ini karena bersemangat, berbobot, dan penuh skill. Kalau saya simpulkan sendiri, brutal death metal itu seperti main jazz tapi 'ngebut! Fans kami suka musik yang kencang, aksi panggung dan kaos hitam. Soal lirik nggak selalu mereka dengar, soalnya kita seperti orang mengerang di panggung."
Adakah kegandrungan kaum muda kita kepada musik underground merupakan sinyal, bahwa budaya kita tengah bergulir ke tahap yang dimaksudkan Orwell? Apa yang terjadi sekarang ini seperti sebuah benih. Haruskah kita menunggu satu dua dasa warsa (atau bahkan lebih cepat) lagi untuk menuai buahnya, dan kemudian baru menyadari kesalahan yang telah kita buat hari ini?
Kita bisa terus "menari dengan diri sendiri", terus "... mati karena pelanggaran dan dosa-dosamu... hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu menaati penguasa kerajaan angkasa (Satan)... hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran... yang jahat" (Efesus 2:1-3). Atau, kita bisa mengarahkan telinga kita kepada musik surga dan membiarkan Tuhan mengajarkan kepada kita sebuah tarian baru, sebuah cara baru untuk menjalani kehidupan ini. *** (Berdasarkan laporan wartawan Sangkakala di sejumlah kota)


Minggu, 13 Februari 2011

Opus dei

Opus Dei – Gereja Katholik Merangkul Pemuja Setan

opus_dei
Oleh: Marie Henrie
Ada kebingungan tentang Opus Dei, sejak Gereja Katolik yang secara tradisional selalu mengutuk Perkumpulan Rahasia.
Abad terakhir banyak melihat perubahan dalam Gereja Katolik. Salah satu perubahan tersebut adalah pemberian status Personal Prelature – Wali Gereja Pribadi pada Opus Dei, yang merupakan sebuah sekte dalam struktur kelembagaan Katolik, diciptakan oleh Josemaria Escriva de Balaguer pada tahun 1928.
"Pada tahun 1982, Opus Dei didirikan sebagai 'Personal Prelatur' oleh Paus John Paul II. Istilah 'Personal' berarti bahwa keanggotaan Opus Dei tidak terhubung dengan wilayah (misalnya seperti yang terjadi di keuskupan) 'prelatur 'berarti bahwa kepala Opus Dei adalah seorang 'Pemimpin Gereja' yang ditunjuk oleh Paus.
Yearbook Vatikan mengindikasikan bahwa anggota Opus Dei termasuk sekitar 1.800 orang pendeta. Sisanya dari sejumlah 85.000 orang adalah anggota yang awam. Sekitar seperempat dari anggota Opus Dei adalah "numeraries," yang telah berkomitmen untuk hidup membujang agar tersedia lebih banyak waktu untuk kegiatan organisasi.
Mayoritas anggota awam "supernumeraries," yang terlibat dalam kegiatan Opus Dei tetapi tidak membuat komitmen untuk hidup membujang. Tambahan lagi telah banyak "kooperator," yang membantu kegiatan Opus Dei, baik melalui doa, sumbangan, atau cara-cara lainnya"
Pemilihan Paus John Paul II mengakibatkan banyak menempatkan anggota afiliasi Opus dalam struktur hirarki Vatikan. Kanonisasi Escriva menguatkan legitimasi sekte. Ada kebingungan tentang Opus Dei, sejak Gereja Katolik yang secara tradisional selalu mengutuk Perkumpulan Rahasia.
PATUH KEPADA ATURAN TATA DUNIA BARU
Sebuah situs mempersoalkan dengan mengajukan pertanyaan apa posisi resmi Gereja pada Opus Dei hingga akhir tahun 2007. Jawaban yang diberikan oleh Romo Michael mencerminkan pendapat dari banyak orang Katolik:
"Jose Maria Escriva de Balaguer, pendiri Opus Dei, mengantisipasi dan mengembangkan selama 30 tahun sebelum Vatikan II yang revolusioner, baru, sekuler teologi kaum awam, dan menerima prinsip pluralisme dan indifferentism (prinsip atau pendapat bahwa perbedaan keyakinan agama pada dasarnya tidak penting).: sebuah Novus Ordo Seclorum. Pada tahun 1982 John Paul II menciptakan kelompok ini sebagai "prelatur pribadi."
Terjadi tindakan yang mencurigakan pada tahun yang sama, sekte kaya ini diduga mentransfer hampir $ 1.000.000.000 ke Bank Vatikan, memberikan jaminan (bail out) dari kebangkrutan yang memalukan. Dalam manuver kedua yang mengejutkan, Paus menempatkan pendiri Opus Dei di "dipromosikan lebih cepat" sebagai saint untuk Tatanan Baru, percepatan yang seringkali ditunggu dalam periode waktu yang lamanya berabad-abad untuk kanonisasi, namun hanya menjadi dua puluh tahun.
Opus Deistas adalah merupakan bagian dari Gereja Tatanan Baru. Opus Dei adalah organisasi bunglon, menjadi liberal atau konservatif, agenda mana saja asal bermanfaat untuk kepentingannya.
Juan Estruch dalam bukunya, Saints and Schemers menggambarkan hal ini sebagai "etika ganda."
PEMBUNUHAN DAN INTRIK
Michael Walsh, dalam bukunya, Opus Dei: An Investigation into the Secret Society Struggling For Power Within the Roman Catholic Church," juga menulis secara detail tentang cara kerja bagian dalam Opus Dei. "
Opus Dei menyangkal keras telah memberikan jaminan (bail out) Bank Vatikan karena skandal, namun pembunuhan dan intrik terus mengepung Opus Dei dan para anggotanya. Pada tahun 2006 kita membaca ...
"Para pria - Botteri Filippo konsultan keuangan, pakar komputer dan pekerja EmilioToscani Marco Baldi - didakwa telah melakukan penculikan bankir Gianmario Roveraro, 70 tahun, saat ia akan pulang dari pertemuan Dei Opus 5 Juli dan kemudian membunuh dan mencincangnya."
http://www.mail-archive.com/ ctrl@listserv.aol.com Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya /msg120134.html
Seorang anggota Opus Dei, "mantan Agen FBI Robert Hanssen, adalah yang terburuk dari setiap mata-mata Amerika. http://transcripts.cnn.com/TRANSCRIPTS/0105/18/ltm.10.html
Apa yang jadi penasaran adalah Hanssen yang tampak shaleh dalam melaksanakan agamanya dan mencintai istri dan keluarganya, namun sebaliknya, obsesinya dengan pornografi dan pengkhianat bertindak atas nama Soviet Rusia .. Hanssen kata sebuah penjelasan untuk pengkhianatannya, menurut pernyataan resmi FBI, adalah "setia." Mungkin saja kesetiaannya - untuk Opus Dei dan, dengan tambahan Departemen Luar Negeri Vatikan - memegang kunci misteri.
Hanssen "adalah jemaat biasa dari St. Catherine, Gereja Sienna, di pinggiran ibukota Virginia, di mana jemaat elite, termasuk Anton Scalia, Hakim Mahkamah Agung, menghadiri Misa Latin tradisional." http://www.pacificnews.org/jinn/stories/6.31/010305-spy.html
opus-dei
PAUL Weyrich
Selain Robert Hanssen, anggota terkemuka Opus Dei lainnya adalah mendiang Paul Weyrich, seorang Reagan Insider yang mendampingi Reagan pada KTT Ekonomi Moskow tahun 1987 sebelum dinyatakan komunisme "jatuh” di Uni Sovyet. Dia adalah seorang teman pemimpin komunis, Mikhail Gorbachev .
"Pada awalnya, Paul Weyrich adalah seorang pelopor kanan baru," kenang Brent Bozell. teman lama Weyrich. Weyrich dihargai karena telah menciptakan istilah "Moral Majority" dan untuk mendorong pendeta konservatif, banyak di antaranya yang telah menghindari politik partisan, untuk menjadi lebih aktif di arena publik." http://news.yahoo.com/s/politico/20081218/pl_politico/16722
Weyrich mendirikan think tank yang berbasis di Washington DC, Heritage Foundation, dan the Committee for the Survival of Free Congress" atas nama Rockefeller.
POLANDIA DAN SOLIDARITAS
Lech Wałęsa, pemimpin serikat buruh Solidaritas yang telah bekerja sama dengan John Paul II untuk melemahkan rezim Komunis di Polandia, menghadiri kanonisasi Escriva pada tahun 2002.
Walesa berkata, "Akhirnya kita punya orang suci untuk para pekerja."
Ini mencerminkan hutang budi Walesa kepada Opus Dei. Dari tahun 1980 dan seterusnya, Vatikan, Opus Dei, dan CIA memberikan dana, intelijen, dan perlengkapan melintasi Tirai Besi untuk Solidaritas, serikat buruh anti-komunis yang dipimpin oleh Walesa.
Pada tahun 2005, Walesa mengatakan kepada parlemen Polandia bahwa Solidaritas telah membuka jalan bagi globalisasi:
"Terlepas dari hari penghakiman dan harga yang harus kami bayar dalam generasi ini, kami mampu mengakhiri masa pemisahan, blok dan perbatasan yang berbeda, membuka jalan bagi era globalisasi."
Dalam jawabannya, "Presiden Polandia, Aleksander Kwaśniewski, mantan komunis, mengatakan Walesa dan pemimpin Solidaritas lainnya pantas mendapatkan rasa terima kasih dari semua orang Polandia yang telah mengantarkan demokrasi dan mendorong Polandia menjadi anggota NATO dan Uni Eropa."
Sebagai ganjaran atas peran mereka dalam meruntuhkan Uni Sovyet, Opus Dei diizinkan untuk menunjukkan kehadirannya di Rusia. Ini adalah sebuah Ritual Katolik Timur yang hampir tidak mungkin karena keberatan dari Gereja Ortodoks Rusia. Tapi tidak demikian bagi Opus Dei. Tapi tidak demikian bagi Opus Dei.
Seiring dengan iklim keterbukaan politik dari peristiwa yang menurut dugaan "meruntuhkan" Uni Sovyet, laporan baru-baru ini memberi kesan bahwa Paus John Paul II sendiri adalah seorang anggota Opus Dei.
TINDAKAN-TINDAKAN OPUS DEI SEPERTI PEMUJA SETAN
Sekte ini telah banyak dikritik karena memuja setan. Menurut BBC,
"Opus Dei sedang diserang karena sifat yang meragukan dalam teknik perekrutan mereka - memang, sebagian besar denominasi menyambut kedatangan anggota barunya, tetapi ditegaskan bahwa untuk Opus Dei Anda harus diundang, dan sulit bagi para anggota untuk meninggalkannya"
Para mantan anggota baik yang secara sukarela maupun yang terkena dampak negatif oleh Opus Dei." Memberikan kesaksian a.l:
"... mantan anggota, Monsignor Vladimir Felzmann, percaya bahwa dalam kegiatannya Opus Dei mempunyai agenda rahasia. Dia adalah seorang anggota selama 22 tahun, bergabung pada tahun 1969, dan merupakan salah satu dari orang-orang terdekat pendirinya. Katanya, tujuan Opus Dei termasuk merekrut anggota. "Dengan terselubung mengandung sesuatu maksud dimana Anda memikat dan membujuk ilmuwan terkemuka agar mereka bergabung. Tetapi sulit untuk mengetahui siapa yang termasuk dan yang tidak karena mereka mendorong Anda untuk tidak memberitahukannya. Anda tidak tahu apa yang mereka lakukan. "
"Ketika Anda bertemu orang-orang Opus Dei dan sebagai hasilnya adalah mereka menanggalkan agamanya dan tidak ingin doa pemakaman, dikatakan seperti itulah masalahnya."
Mengenai kelompok tersebut dia bilang sedih ketimbang tidak enak. "Ketika kekristenan dan fasisme diterima dengan senang hati, Anda akan mendapatkannya. Opus Dei lahir pada masa fasisme. Mereka tidak mengajarkan rasa hormat dan kasih sayang kepada sesama."
Dalam sebuah buku tentang Véronique Duborgel, yang berusia 44 tahun guru TK dan mantan supernumerary Opus Dei, Susan Bell dari the Telegraph (Britain), "menggambarkan teknik isolasi psikologis serupa dengan yang kadang-kadang digunakan oleh sekte, dan meggambarkan bahwa Opus Dei mengganggu sampai ke wilayah yang paling privat dari 'kehidupan pribadi anggotanya, mendorong mereka untuk saling memberi informasi satu sama lain dan menguras sumber daya keuangan mereka ... dia diperintahkan untuk tidak memberitahukan kepada keluarga atau teman-temannya bahwa ia adalah anggota Opus Dei."
Sebuah situs yang berbasis di Brazil baru diintrodusir oleh seorang mantan anggota yang ingin menyingkapkan peran sebenarnya dari Opus Dei. http://www.odan.org/what_is_opus_dei.htm


sumber : opus dei

Satanisme dalam katholik ortodoks

Setanisme dalam Katholik Ortodoks

pyramid1
"Howbeit in vain do they worship me, teaching for doctrines the commandments of men." —Mark 7:7
preghiera_eucaritica
Para Pendeta Menghormati Ratu Surga
"The children gather wood, and the fathers kindle the fire, and the women knead their dough, to make cakes to the queen of heaven, and to pour out drink offerings unto other gods, that they may provoke me to anger." —Jeremiah 7:18
skull-bones-cross8
Paus dengan salib Illuminati "SKULL AND BONES"!
(Perhatikan lambang Skull and Bones pada bagian bawah salib)
ladies-idol_worship
Wanita Katolik membungkuk dalam menyembah berhala
skull-bones-cross9
Sebuah gambaran yang jelas tentang salib "Skull and Bones"
old_religious_fool
Nampak pada gambar di atas contoh seseorang yang hidup SANGAT PANJANG ... tetapi tidak pernah belajar apa-apa (dia seorang pensiunan pendeta Katholik Ortodoks)
"Ever learning, and never able to come to the knowledge of the truth." —2nd Timothy 3:7
skull_worship-catholic
Miloslav dengan tengkorak Santa Vaclav
lost_souls-catholic
Seperti yang Anda lihat, Iblis gereja Ortodoks yang cukup populer!
catholic-all_seeing_eye
Foto di atas adalah gereja Katolik Ortodoks di Polandia. Perhatikan lambang Setan all seeing eye di bagian atasnya. Terletak di Zamosciu, Polandia dan Paus mengunjunginya beberapa tahun yang lalu. Bangunan gereja berbentuk segitiga dengan mata Horus besar di atasnya. Di gereja ini ada tertulis: "Big Hope" – “Harapan Besar”.
pyramid1
All seeing eye - Diyakini sebagai mata Lucifer dan orang-orang yang mengklaim mengontrolnya bisa mengendalikan keuangan dunia (seperti terlihat di belakang sebuah mata uang satu dolar). Digunakan dalam meramal masa depan atau untuk menemukan pengetahuan yang tersembunyi dengan melalui cara supernatural atau gaib, digunakan sebagai medium sihir, tenung, kutukan, dalam mengendalikan jiwa manusia dan semua kejahatan dilakukan melalui perantaraan lambang ini. Lambang ini juga merupakan simbol Illuminati. Lihat mata uang Amerika Serikat.
catholic-all_seeing_eye2
Perhatikan salib di puncaknya. Setan adalah tukang tipu.
"For such are false apostles, deceitful workers, transforming themselves into the apostles of Christ. And no marvel; for Satan himself is transformed into an angel of light." —2nd Corinthians 11:13-14
church-all_seeing_eye
Gereja Okult lainnya dengan segitiga lambang Kejahatan Illuminati
church-all_seeing_eye2
Perhatikan lambang all seeing eye?
satans_ministers-catholic
Segitiga lainnya di belakang pendeta Katolik, ini membuktikan bagaimana iblis benar-benar mengontrol hampir semua gereja.
Fakta menyedihkan: Diperkirakan lebih dari 400.000 sampai 500.000 orang di Southern Baptist adalah Freemason. Setan terus-menerus bekerja untuk merusak SEMUA gereja kami. Beberapa orang percaya dan menyadari bahwa pendeta legendaris Baptis George W. Truett adalah seorang anggota Freemason selama hidupnya. Freemasonry adalah Iblis. Freemasonry ini jahat!
"Ye cannot drink the cup of the Lord, and the cup of devils: ye cannot be partakers of the Lord's table, and of the table of devils." —1st Corinthians 10:21
Freemasonry di ungkap
priest-devils_triangle
Perhatikan segitiga dan all seeing eye di belakang seorang pendeta Katholik Polandia
priest-devils_triangle2
catholic_idolaters
Pada gambar di atas nampak beberapa orang di  Medjugorje sedang berdoa kepada Ratu Surga
drinking_to_mary
Nampak dalam gambar di atas seorang pendeta Katholik Polandia minum untuk kesehatan Ratu Surga
lost_souls-catholics2
Sejumlah besar jiwa-jiwa yang teritipu berkumpul di Lourdes
serafim-sinister_minister
Banyak Paus Pseudo-Kristen Ortodoks melakukan hal ini.
viach_priest-skull-bones
Perhatikan lambang Skull and Bones di kayu salib yang dibawa oleh seorang pendeta Ortodoks
bojav-skull-bones
Salib di atas menampilkan DUA lambang Skull and Bones. Apakah Anda melihat kedua lambang tersebut
miskolc-idol_worship
russian_kulich
Setiap Paskah, Katolik Ortodoks membuat kue yang disebut "Kulich" dan membawanya ke gereja untuk diberkati oleh pendeta. Sekarang ... Kulich harus dibuat HANYA dalam bentuk seperti dalam gambar, Phallus... apakah saya harus menjelaskan apa artinya? Foto di bawah ini menjelaskan penyembahan kepada Phallus tersebut.
polish_pervert_monument
satans_religion-triangle
Perhatikan all seeing eye Illuminati di bagian atas
priest_worship01
Seorang nenek tua sedang memuja [worshipping ] seorang pastor. Ini adalah dosa! Kita harus menyembah Yesus! Perhatikan wanita di bagian belakang yang sedang mencium salib.
idol_worship72
Penyembahan Berhala
devil_icon_worship6
Bentuk Penyembahan Berhala lainnya

pavel-house_of_lies
Perhatikan all seeing eye Lucifer dibelakang kepala pendeta
Katholik adalah kebohongan dari iblis. Jika kepedulianku terhadap orang lain tidak tulus, maka saya tidak akan membuang-buang waktu untuk MEMPERINGATKAN Anda.  Agama Katholik adalah kumpulan ajaran kebohongan setan mendasarkan kepada tradisi dan Firman Tuhan yang dimanipulasi secara konyol. Saya mohon kepada Anda sebagai teman, mematuhi Alkitab dengan kembali kepada Tuhan Yesus Kristus dalam iman dan menjauhkan dari the Mother of Harlots. Para Pelacur Besar Gereja Katolik akan membawa Anda ke neraka bersama mereka, bodohlah Anda kalau mengikuti mereka. Jangan lakukan itu. Keselamatan TIDAK ditemukan dalam agama Katholik, tetapi dalam satu Pribadi - Tuhan Yesus Kristus! Anda butuh teman Kristen, BUKAN churchianity.


BUKTI UFO: Teknologi MILITER yang ditutupi. MENGAPA?

BUKTI UFO: Teknologi MILITER yang ditutupi. MENGAPA?



BUKTI UFO: Teknologi MILITER yang ditutupi. MENGAPA?
UFO adalah singkatan dari unidentified flying object atau benda terbang misterius (tidak dikenali). Istilah ini pertama kali digunakan wartawan untuk menggambarkan benda terbang misterius yang dilihat oleh Kenneth Arnold, yaitu sembilan obyek terbang aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak saat itu, istilah “UFO” mempengaruhi imajinasi banyak orang.
Istilah BETA (Benda Terbang yang Aneh) diperkenalkan oleh Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) era 1960-an RJ Salatun untuk fenomena ini.
Benda Terbang Aneh
BETA (Benda Terbang yang Aneh)
Teknologi MILITER “UFO”
UFO-An opening
UFO-An opening
Proyek Haunebu
Proyek ini dikerjakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam SS E-IV (Entwicklungsstelle 4) dan dipimpin oleh Viktor Schauberger di tahun 1939, yang berusaha membuat electro-magnetic-gravitic engine yang diupgrade dari Hans Coler’s free energy machine ke dalam energy converter digabung Van De Graaf band generator dan Marconi vortex dynamo.
Tujuannya untuk menghasilkan medan putaran elektromagnetik yang mampu berpengaruh pada gravitasi dan mengecilkan massa… Dan dimasukkan ke desain yang dibuat oleh Thule..
UFO Haunebu
UFO Haunebu
The Haunebu I
Haunebu ini dibangun dengan diameter 25 meter, memiliki awak 8 orang dan dapat mencapai kecepatan menakjubkan 4800 km/jam, tetapi di ketinggian rendah. Peningkatan lebih lanjut memungkinkan mesin mencapai 17.000 km/jam. Tahan terbang selama 18 jam. Untuk menolak suhu yang luar biasa ini velocities baja khusus yang disebut Victalen. Terbang pertama tahun 1939 dan telah melalui 52 test flight!
UFO Haunebu plan
UFO Haunebu plan
OFU Haunebu I
OFU Haunebu I
UFO Haunebu I
UFO Haunebu I
The Haunebu II
Tahun 1942, versi Besarnya haunebu II yang berdiameter 26m. Mampu membawa 9 crew dan mampu mencapai kecepatan supersonic mulai dari 6000 sampai 21000 km/jam dengan durasi terbang 55 jam. Victalen dipelopori oleh SS metallurgists
UFO Haunebu II
UFO Haunebu II
The Haunebu II Do-Stra (Dornier STRAtospharen Flugzeug/Stratospheric Aircraft)
Model perang UFo yang lebih disempurnakan yaitu Haunebu II Do-Stra (Dornier
STRAtospharen Flugzeug / Stratosfera Aircraft) telah diuji. Dua prototipe dibangun. Diameternya 71 meter, mampu membawa 32 orang. Pesawat ini mampu melampaui kecepatan hipersonik 21.000 km/jam. Tender dilakukan untuk Junkers dan Doenier tetapi pada akhir 1944, Dornier yang terpilih. Memiliki kemampuan bertahan terbang selama 7 sampai 8 minggu..
HAUNEBU II DoStra
HAUNEBU II DoStra
RFZ RundFlugZeug Discs
1934 – 1945
rfz series 1 2 3 4 5 6

K BMW-03a 1
Vril Series 1, 7, 9 Odin
Vril 1
Vril 1
Vril8-Odin
Vril 8-Odin
L_Vril12_1
Vril 13
Perkembangan teknologi UFO setelah selesai Perang Dunia II sampai saat ini: TIDAK DIKETAHUI
UFOlogy Journal 1996-Chinese UFOlogy Association
UFOlogy Journal 1996-Chinese UFOlogy Association
MENGAPA mereka menyembunyikan teknologi UFO dari kita?
Jawaban ini mungkin akan terdengar konyol bagi yang pertama kali mendengarnya. Ide New World Order disampaikan oleh ayah Bush, George H. W. Bush di Kongres pada 11 September 1991, persis 11 tahun sebelum tragedi WTC. Saksikan video youtube berikut ini:
Untuk mencapai New World Order, dunia dibawah satu pemerintahan, mereka merancang drama PENYERANGAN UFO ke dunia, dimana negara-negara yang tidak memiliki teknologi militer tinggi akan meminta bantuan PBB untuk turun tangan.., dan tentunya dengan perjanjian-perjanjian yang disepakati, negara tersebut secara perlahan masuk dalam jebakan dunia baru, New World Order. Saksikan video youtube berikut ini:
Perkataan dari Leo Zagami, mantan illuminati yang masuk Islam
Leo Zagami: Ini adalah apa yang Crowley katakan: Kita memanggilnya dengan sebutan gods (dewa-dewi), suatu hari nanti kita memanggilnya dengan sebutan Angel (malaikat) dan di hari yang lain, kita memanggilnya dengan “sebutan lain”
Apa yang signifikan dari perkataan Leo Zagami?
Iblis atau setan dan pengikut mereka senantiasa menyesatkan manusia dengan tipu muslihatnya.
Leo Zagami: Ini adalah apa yang Crowley katakan: Kita memanggilnya dengan sebutan gods (dewa-dewi), suatu hari nanti kita memanggilnya dengan sebutan Angel (malaikat) dan di hari yang lain, kita memanggilnya dengan “sebutan lain”
Crowley: Kita memanggilnya dengan sebutan gods (dewa-dewi)


Dewa-dewi
Paham Gnostic (Kepercayaan terhadap banyak tuhan) ada sebelum Kristen muncul, dan setelah Kristen muncul, paham Gnostic menginfiltrasi kehidupan kristiani pada saat itu.
Lukisan itu adalah simbol dimana Tuhan memberikan kuasanya kepada Adam untuk bumi, dimana jari Adam hampir menyentuh jari Tuhan, yang menggambarkan bahwa Adam dapat menjadi serupa dengan Tuhan. Kebenarannya, penjelasan ini berasal dari ajaran satanisme dimana Alkitab telah menjelaskan bahwa Hawa digoda iblis untuk makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat agar dapat menjadi serupa dengan Tuhan.
Crowley: Dan di hari yang lain, kita memanggilnya dengan “sebutan lain”

Poster ET
Poster ET

ALIEN PENIPUAN yang SAMA, pada JAMAN yang BERBEDA..
Penipuan yang sama
Penipuan yang sama
UFO adalah KEBOHONGAN
ALIEN adalah KEBOHONGAN
Hollywood sering menampilkan alien
Hollywood sering menampilkan alien
Semenjak tahun 60-an, jumlah orang yang percaya tentang keberadaan makhluk luar angkasa meningkat drastis dan bertambah banyak di zaman modern ini. Hal ini menegaskan keberhasilan mereka dan rencana yang dibuat untuk:
1. Memanipulasi kita agar mempercayai keberadaan UFO,
2. Melakukan serangan terhadap UFO yang akan mendorong seluruh dunia bersatu padu memerangi “musuh” ini, dan kemudian menerima New World Order (Tatanan Dunia Baru).
Melvin Goodman, seorang analis senior dari CIA pada tahun 1966-1986, pernah mengatakan:
“Yang diperlukan adalah sebuah cerita rekaan untuk menutupi kejadian sebenarnya. Apa yang akan kita lakukan bila ada orang yang melihat piring terbang seperti itu dan mengatakan kepada wartawan bahwa mereka melihat sesuatu yang sangat tidak biasa, yang terbang di luar pangkalan udara Nevada? Terus terang, ini (pesawat teknologi Jerman) adalah asal-muasal dari sesuatu yang kemudian banyak dilihat orang pada tahun 50-an, 1954, 55, 56, yaitu benda terbang tak dikenal atau UFO. Jadi CIA dilibatkan untuk mendorong orang agar mempercayai bahwa mereka memang melihat UFO. Kemudian CIA dan militer terkesan membantu wartawan untuk merilis berita ini demi mengalihkan perhatian AS, terutama penduduk di wilayah munculnya UFO ini, dari apa yang sebenarnya mereka lihat.”
Cathy O’Brien berbicara tentang rahasia pemerintah dan Undang-Undang Keamanan Nasional tahun 1947:
“Pemerintah memiliki rahasia yang mereka tutup-tutupi dari kita dan menggunakan rahasia itu untuk memanipulasi kita semua. Intinya, mereka lebih maju setidaknya 25 tahun dibanding kita dalam hal teknologi, informasi, pengetahuan, dan rahasia yang digunakan untuk melawan kita. Selama bertahun-tahun aku mendengar bahwa rencana untuk menjamin terbentuknya Tatanan Dunia Baru dan menjadikan semua orang di Amerika dan di seluruh dunia tidak berdaya untuk mencegah kemunculan tatanan itu. Ini adalah rencana dominasi dunia dengan mengatakan bahwa kita telah diserbu oleh makhluk luar angkasa. Sehingga kita akan berkata, “PBB, tolong bertindak dan bantulah kami.” Jadi, ingatlah bahwa melalui rahasia teknologi dan informasi yang tidak mereka beritahukan kepada public, terdapat sebuah rencana yang diciptakan untuk menjadikan masyarakat bersikap patuh, dan semua itu tersembunyi di bawah selimut yang disebut Undang-Undang Keamanan Nasional.”
Kajian UFO dalam kitab suci
Nabi bersabda “Aku tinggalkan kepadamu dua perkara, kamu tidak akan tersesat selamanya yaitu kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya”. Jadi marilah kita kembali kepada apa yang telah diwariskan para Nabi kepada kita, untuk menghadapi jaman yang penuh penipuan ini.
Al-Quran Al-Jatsiyah: 13
“Allah telah menundukkan bagi kalian apa-apa yang ada di langit dan di bumi semuanya.”
Alkitab Kejadian 1:28b
“Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di taut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Kitab suci secara terang-terangan mengatakan bahwa tidak ada yang namanya UFO, karena manusia adalah khalifah di bumi.





Sumber : mureo.com

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

 
Welcome to my Blog....jangan lupa di komen ^^.